MESUJI -WL- Pemerintah Kabupaten Mesuji melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat, membantah tudingan tokoh masyarakat Kecamatan Mesuji yang menyebutkan bahwa pihak Pemda menganaktirikan Kecamatan Mesuji yang tidak adil dalam menangani kerusakan infrastruktur jalan.
Hal itu disampaikan oleh Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Mesuji Agnatius Syahrizal.ST.MT., yang menyebut bahwa pihaknya sudah melakukan penanganan terhadap ruas jalan yang menjadi wewenang kabupaten di Kecamatan Mesuji bagian atas.
Diantaranya, seperti ruas jalan Desa Sumber Makmur-Mulya Sari, dan Ruas KTM- Tirtalaga. Tius pun mengaku kalau pihaknya saat ini cukup kewalahan mengatur alat berat untuk menangani kerusakan jalan. Sebab, saat ini alat berat milik Pemda Mesuji sebagian besar mengalami kerusakan, sementara bukan hanya kecamatan Mesuji yang membutuhkan penanganan jalan.
“Kalau terkait pembangunan jalan, kami Dinas teknis sifatnya hanya melaksanakan saja, itupun jika anggarannya tersedia. Sementara proses usulannya melalui Musrenbang dan Reses, dan pihak Bappeda yang melakukan penilaian sampai nanti final di tahap penganggaran,”ucap Tius sapaan akrab Plt Kadis PUPR kepada media ini, Kamis(16/5).
Tius menambahkan, tahun ini untuk Kecamatan Mesuji ruas jalan kabupaten yang mendapatkan pembangunan adalah ruas Desa Sumber Makmur-Tirtalaga. Mengingat keterbatasan anggaran, maka setiap usulan yang masuk ke Pemda melalui Musrenbang dan Reses akan di tindaklanjuti secara bergantian.
“Semua pasti dibangun jalannya, setiap usulan yang masuk melalui Musrenbang dan Reses, pasti akan ditindaklanjuti. Kami juga harapannya semua dibangun tuntas dalam waktu singkat, tetapi harus di maklumi juga karena anggaran Kabupaten Mesuji terbatas, maka harus sabar dan bergantian,”imbuhnya.
Sebelumya diberitakan, kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap pembangunan jalan yang jadi kewenangan kabupaten di lingkup Kecamatan Mesuji, Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung mendapat sorotan salah satu tokoh masyarakat setempat.(***)

